Pages

Minggu

"ASMA SIRR REIKI NAQS"


Walaupun ada kesama’an nama. Ilmu Nur al qalbu sirrullah (N-AQS) bukanlah berasal dari asma’ sirr. Inti dari ilmu NAQS adalah pewarisan Nurun ‘ala Nuurin. Yang kemudian di rawat dengan olah meditasi/dzikir untuk mengkultivasikan dirinya dzahir bathin hingga mencapai tataran Insan Kamil dan mencapai kedekatan kepada Tuhan dengan sedekat-dekatnya (Taqorruban ilallah). Jadi Nurun ‘Ala Nuurin adalah energi kultivasi untuk penyempurna’an jiwa. Sedangkan asma’ sirr digunakan lebih ke arah nilai manfaat untuk memperoleh sebuah kekuatan (power) supranatural.
Asma’ Sirr dalam dunia spiritual dikenal sebagai amalan untuk mendapatkan karunia kesaktian dan keselamatan dari marabahaya baik di darat, laut dan udara. Karena cara pengamalannya cukup mudah, hanya cukup dibaca (diwirid) saja, tidak perlu tirakat puasa, dan bacaan asma’nya singkat, maka ilmu ini banyak diminati oleh para pelaku ilmu hikmah untuk dijadikan wirid harian.
Mengamalkan ilmu hikmah tanpa tuntunan dari seorang guru adalah bisa berbahaya, karena pancaran gelombang konsentrasi yang dipancarkan oleh seorang manusia yang belum dimurnikan Jiwa/nafsunya tidak akan sampai ke Alam Ilahiah. Namun hanya sampai ke langit lapis tengah yang banyak dihuni oleh jin dan khodam. Sehingga kemampuan-kemampuan supranatural yang diperoleh secara tidak disadari oleh si pelaku sebenarnya mendapatkan bantuan dari makhluk elemental dari alam astral. Jadi bukan Cahaya murni yang berasal dari Tuhan dalam spektrum cahaya Nurun ‘ala Nuurin.
Sedangkan bagi yang mengamalkan metode kultivasi, amalan ilmu hikmah tidak boleh dijadikan sebagai sebuah amalan utama. Apalagi bagi yang mash pemula dalam menjalani latihan kultivasi. Karena di khawatirkan akan menyerap energi alam semesta (natural) di luar kemampuannya untuk memurnikan energi tersebut. Bagi yang menjalankan latihan kultivasi, energi yang di minta hanya murni yang dari Tuhan dalam spektrum cahaya Nuurin ‘Ala Nuurin. Energi alam semesta (natural) bahkan bisa bersifat racun bagi dirinya, yang akan mengakibatkan dia menjadi sangat rentan terinfeksi oleh makhluk elemental dari alam astral.
Oleh karena itu, siswa majelis NAQS diharapkan untuk berkonsultasi lebih dahulu kepada pengasuh sebelum mengamalkan sebuah amalan ilmu hikmah. Ini tidak berarti siswa tidak diperbolehkan untuk mengamalkan ilmu hikmah. Boleh saja…. asal tahu cara dan hakikatnya, sehingga cahaya yang diperoleh adalah cahaya (Nur) yang asli dari amalan tersebut. Dan hal itu baru bisa terjadi bila siswa telah cukup dalam terlatih dalam metode kultivasinya. Dan bila mengamalkan asma’ sirr tanpa seizin pengasuh, maka hasil dan efek samping yang diperoleh tentulah bukan menjadi tanggung jawab pengasuh.
Walaupun bukan inti dari ilmu NAQS, namun untuk menambah pengaya’an materi dan pembekalan bagi siswa dalam  mengaplikasikan reiki NAQS. Siswa nanti juga akan dibekali dengan ilmu ini. Dibawah ini Pengasuh sajikan tentang asma’ Sirr versi pengasuh
ASMA’ SIRR VERSI NAQS :
1.     SIRRULLAH
2.     DUUNULLAH
3.     NURRULLAH
4.     DZATULLAH
5.     QUWWATULLAH
6.     QUDRATULLAH
7.     ASMA’ULLAH
8.     WUJUDULLAH
9.     ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR… ALLAHU AKBAR…
Dalam Reiki NAQS level yang lebih lanjut, asma’ ini juga akan di ijazahkan kepada semua siswa untuk dipakai dalam aplikasi reikinya. Untuk sa’at ini yang di izinkan untuk digunakan oleh siswa hanyalah kalimah SIRRULLAH….
Mas Eddy Sugianto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar